Wednesday, September 17, 2008

Kadaluarsa Tabung Gas Elpiji

Saya pikir gas elpiji 12 kilogram langka di ibu kota Indonesia, Jakarta, khususnya Cijantung. Selama beberapa jam saya terus putar-putar di wilayah itu, untuk membeli gas, tapi jawabannya selalu habis. Satu toko yang masih menyediakan, tapi tidak mau terima dengan alasan tabung gas-nya sudah kadaluarsa. Toko itu Indomaret.

Letaknya di Kopasus Cijantung, seorang pegawai Indomaret menolak menerima tabung yang saya berikan. Pemuda yang saya taksir berusia 22 tahun itu mengatakan tabung yang bisa ditukar, paling lambat tahun kadaluarsanya 2008. Tahun 2007 juga bisa diterima. Katanya itu pesan dari pihak Perusahaan Pertambangan Minyak dan Gas Bumi Negara (Pertamina). “Nanti kita yang rugi mas,” katanya.

Cara melihat “busuknya” tabung, bisa lihat di badan tabung atau dipegangan tabung. Lihat cat warna putih, biasanya tertera bulan dan tahunnya.

Gagal mendapatkan isi gas tabung, saya pulang. Terpaksa sahur dengan lauk sisa berbuka. Terpenting, niatnya kan, Nawaitu…

No comments: