Monday, June 16, 2008

Latihan Drop Off: Berlatih Dari yang Rendah


Keberanian, teknik dan dimulai dari turunan drop off rendah, bakal membuat Anda mahir melahap rintangan drop off.

Bertemu turunan drop off kala bermain sepeda gunung, kerap bikin nyali ciut. Apakah kita mesti menuruninya atau menuntun sepeda? Demi keselamatan dan terampil melalui turunan drop off, berikut sedikit tips latihan dasarnya.

Persiapan
Turunan drop off memiliki banyak karakter. Entah itu area landing miring atau yang sedikit datar. Apakah turunan yang tinggi atau rendah. Ataukah turunan seperti anak tangga, yang terdiri dari banyak turunan, dengan diselingi sedikit permukaan datar. Atau mungkin juga drop off buatan yang ditahan oleh kumpulan tanah dalam karung, yang memiliki ketinggian sekitar satu meter, untuk permainan downhill?

Banyak kemungkinan yang bakal Anda temui saat mengendarai tunggangan di area pegunungan atau arena downhill. Sebelum memulai aksi menuruni drop off, alangkah baiknya Anda menumbuhkan rasa keberanian. Dalam hal ini mental. Anda tidak bakal tahu bisa atau tidak sebelum mencoba. Tentunya dengan mengenakan body protector.

Tempat Berlatih
Pertama yang mesti dimulai adalah mencari tempat nyaman buat berlatih. Telusuri tempat permainan downhill atau area permainan sepeda gunung. Pilihlah karakter turunan drop off rendah. Mungkin Anda bisa menyambangi trek sepeda Universitas Indonesia, Cikole, trek Gunung Pancar atau trek Gunung Pinang. Di arena itu tersedia drop off rendah.

Drop off rendah lebih aman ketimbang yang tinggi dengan area landing panjang. Buat seorang pemula, drop off tinggi dan panjang tidak disarankan untuk dicoba. “Untuk seorang pemula baiknya berlatih di drop off yang memiliki ketinggian 30 sentimeter,” kata Sugianto “Hoho” Setyawan, downhiller nasional Indonesia.

Teknik Latihan Dasar

Buat pemula, melatih mengangkat ban depan terlebih dahulu merupakan suatu keharusan. Ini baik untuk membuat sepeda berada di bawah kendali Anda dan menjaga keseimbangan sepeda saat mendarat. Pada landasan datar, Anda harus mendarat dengan roda belakang dahulu. Namun, posisi roda depan juga tidak terlalu tinggi dari roda belakang.

Sebaliknya, bila yang Anda temui landasannya miring dan menurun, roda depan mesti di dahului. “Saat menuruni landasan seperti ini, usahakan mendahului ban depan. Beban sebisa mungkin ada di belakang, untuk menghindari Anda terpelanting ke depan,” saran Hoho, yang pernah menjadi Juara Downhill Asia tahun 2005. Saat mau mencoba, seat post diturunkan sampat titik terendah dan tangan tidak boleh kaku.

Masih menurut Hoho, pegangan tangan di grip juga harus kuat. Ini buat menahan stang dan menahan goncangan sepeda saat jatuh ke tanah. Sementara posisi lengan crank saat mau melewati drop off, horizontal.

Teruslah rutin menuruni turunan drop off rendah tadi. Seringnya Anda berlatih, ditambah pemahaman teknik yang baik, lambat laun Anda akan mahir. Dan bakal timbul keberanian menuruni drop off tinggi dengan landasan panjang. Baiknya lagi, saat latihan, ajak teman Anda yang sudah mahir.

Ingat, setiap akan menuruni turunan drop off pandangan Anda fokus ke lintasan. Dan di dalam setiap latihan, kecelakaan bisa terjadi. Oleh karena itu disarankan memakai pelindung tubuh. “So don’t worry to get hurt”.

No comments: